.: | LIFE is either a daring adventure or nothing | moga ALLAH redha | :.

Followers

This is Me ..

My photo
ALLAH memilih kita untuk menerima kesusahan, supaya suatu saat kita boleh menyuarakan "Kekuasaan" ALLAH.. | hanya hamba hina, yang masih mencari cinta teragung, cinta sempurna.. cinta ALLAH |

Tuesday, November 20, 2012

Ilmu dan Hidayah umpama Hujan



Assalamualaikum wbt ... =)



Ilmu dan Hidayah itu ibarat hujan lebat yang melimpahi bumi manakala manusia itu ibarat tanah di muka bumi ini. Rasulullah saw pernah memberikan analogi ini dalam hadisnya yang sahih pada hadis riwayat Bukhari no. 79 & hadis riwayat Muslim no. 6093.

Bagaimanakah hujan itu boleh diumpamakan sebagai ilmu & hidayah? Apa significant hujan yang menjadikan ia boleh diumpamakan sedemikian? Apakah indikator yang mampu dijadikan bukti hujan itu boleh diumpakan sebagai ilmu & hidayah? Kita boleh utarakan pelbagai soalan apabila seseorang mengeluarkan sesuatu hujah yang kita mungkin tak faham ataupun mungkin kita tak berapa setuju. Tapi hakikatnya ini analogi yang diberikan oleh Rasulullah saw. Jadi mari kita telusuri apakah yang dapat dikaitkan. Andai diumpamakan manusia dengan tanah itu memang sangat logik atas dasar manusia itu sendiri dijadikan daripada tanah. Kecuali bagi yang berfahaman darwinisme mungkin tak bersetuju kerana bagi mereka manusia itu berasal daripada beruk..

Jadi untuk dapatkan lebih kefahaman apakah manfaat hujan kepada bumi? Sudah tentu hujan ini banyak manfaatnya kepada bumi ini. Turunnya hujan memberi manfaat yang banyak kepada muka bumi ini dengan tumbuhnya tumbuh-tumbuhan dan menghijaukan muka bumi ini. Dengan air hujan ini juga wujudnya kawasan tadahan air yang menjadi sumber air manusia. Dengan air hujan yang turun ini juga manusia beroleh manfaat air itu sendiri. Oleh itu sangatlah banyak manfaat hujan itu pada manusia. Daripada huraian nie rasanya mungkin dah faham dah kot. Or kalau tak dihuraikan pun mungkin ramai dah faham. Maklumlah, manusia sekarang tahap intelektualnya tinggi. Tak perlu hurai banyak dah faham. Tak perlu diajar pun dah boleh faham. Tapi jangan pula rasa bangga diri dengan nikmat kelebihan yang ada itu kerana walau ada kesombongan walaupun sebesar biji sawi dalam hati kita maka kita tidak akan masuk syurga. Itu hadis ye..bukan direka-reka.



Sabda Rasulullah saw :

"عن عبد الله بن مسعود قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُوْنَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنًا قَالَ إِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وّغَمْطُ النَّاسِ"

Maksudnya :  Dari Abdullah bin Mas’ud RA berkata : “Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan masuk kedalam surga, seseorang yang didalam hatinya terdapat kesombongan (takabur) seumpama biji sawi.” Seorang laki-laki bertanya :”Sesungguhnya ada seseorang yang menyukai supaya bajunya bagus dan sandalnya bagus.” Nabi menjawab : “Sesungguhnya Alla itu Indah, Dia menyukai keindahan. Kesombongan itu menolak kebenaran dan memandang rendah orang lain.”


Berbalik kepada topik asal kita tentang hujan yang diumpakan sebagai ilmu & hidayah dan tanah yang diumpakan dengan manusia. Sabda Rasulullah saw:


"Dari Abu Musa ra, dia berkata : “Nabi SAW bersabda : "Sesungguhnya perumpamaan ilmu dan hidayah yang aku bawa seperti air hujan yang menimpa bumi. Di antara bumi ini ada yang kelompok yang baik, dia menerima air lalu menumbuhkan rumput yang banyak, di antaranya juga ada yang gersang (cadas), dia bisa menahan (menadah) air, sehingga bisa dimanfaatkan oleh manusia, manusia bisa minum, mengairi (tanaman) dan bisa menggembala. Dan air hujan itu juga mengenai bagian bumi yang lain yaitu lembah yang tidak bisa menahan air dan tidak bisa menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang paham tentang agama Allah (Islam), dia mendapatkan manfaat dari apa yang aku bawa, dia tahu lalu mengajarkannya. Dan perumpamaan orang yang tidak memperdulikannya sama sekali dan tidak menerima hidayah dari Allah yang aku bawa." 
(HR. Bukhari- Muslim)



Jadi daripada cerita hujan tadi, rupanya hadis Rasulullah saw nie ceritakan tentang perumpamaan manusia yang ada 3 jenis semuanya :
  1. Manusia yang ibarat tanah yang subur dan sihat yang mana menumbuhkan pokok-pokok, rerumput dan lalang-lalang apabila menerima air hujan. Dalam erti kata lain dia mengambil manfaat daripada ilmu itu serta mengamalkannya tetapi bukan setakat itu saja, dia mampu memberikan manfaat itu kepada orang lain pula. Inilah golongan yang diberikan ilmu & hidayah oleh Allah swt lalu dimanfaatkan dan kesannya dapat kepada orang lain.
  2. Manusia yang ibarat tanah gersang yang tidak menumbuhkan tanaman tapi menakung air sepertimana kolam yang ditakungi air. Maka air ini memberi manfaat kepada orang lain yang dapat menggunakan air itu untuk membersihkan diri, menghilangkan dahaga dan sebagainya. Jadi inilah pula golongan yang mana menerima ilmu & hidayah daripada Allah cumanya mungkin mereka tidak begitu mengambil manfaat dari pemberian tersebut atau mungkin juga ilmu yang mereka pelajari itu tidak cukup memberi kesan kepada mereka. Namun mereka tetap mampu memberi manfaat kepada orang lain dengan menyampaikan ilmu kepada orang lain. Ini juga golongan yang baik kerana dengan menyampaikan ilmu itu juga ada sahamnya di akhirat kelak.
  3. Golongan ketiga inilah yang patut kita elakkan. Golongan ini diibaratkan seperti tanah yang tak mampu menakung air & tak subur serta tak sihat. Tak ada tumbuhan yang tumbuh darinya & air pun tak diserap & ditakung oleh tanah tersebut. Inilah golongan manusia yang menolak ilmu & hidayah daripada Allah lalu tidak pula ada manfaatnya kepada orang lain.

Untuk bermuhasabah, renung-renungkanlah kita ini pada tahap yang mana?



Jadi Rasulullah saw 'conclude'kan hadis tersebut dengan sabdanya  :

"......Itulah perumpamaan orang yang paham tentang agama Allah (Islam), dia mendapatkan manfaat dari apa yang aku bawa, dia tahu lalu mengajarkannya. Dan perumpamaan orang yang tidak memperdulikannya sama sekali dan tidak menerima hidayah dari Allah yang aku bawa."


Oleh itu sentiasalah berebut-rebut & berlumba-lumba dalam mencari ilmu & amalkanlah ilmu yang kita peroleh itu. Boleh jadi ilmu itu kita dapat melalui bacaan atau kuliah atau mungkin juga daripada pengalaman hidup kita sendiri. Jadi kongsikanlah ilmu-ilmu ini kepada orang lain seperti mana para ulama' berkongsi ilmu mereka kepada kita. Andai para ulama' tidak berkongsi ilmu ini, maka keseluruhan manusia ini mungkin akan berada dalam kesesatan yang nyata. Jadi, hargailah usaha ulama' kita membukukan ilmunya di dalam kitab-kitab mereka dan jadikanlah ilmu-ilmu ini sebagai sumber kekuatan kita untuk menjadi Muslim secara Total. 




# Pray for Palestine, Syria, Rohingya. They need our du'a. Tembakkan doa sebanyak mungkin, mengatasi tembakkan peluru-peluru zionis laknatullah. Hasbunallahu wa ni'mal wakil .... 





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Thursday, September 13, 2012

Take Note



Assalamualaikum wbt 






Pakaian menentukan "first impression" orang dekat kita. 







♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Diam Itu Mengundang Seribu Kebaikan


Assalamualaikum wbt .. 



Manis bicara indah tutur kata 
Tak seindah rupa pengertiannya 
Lembutnya lidah mengata nista 
Lidah yang tiada bertulang 
Mengadu domba 
Serta memfitnah sesama saudara 

Terkadang aku berfikir sendirian 
Perlukah amarahku dibiar terus menyala 
Membakar membara dengan rasa bangga 
Mencela mereka dengan kata-kata 

Kata ibarat pedang 
Yang tajamnya bisa membunuh lawan 
Kata-kata yang berhikmah 
Menyedarkan kita 

Kata madah pujangga 
Bisa menjadi pedoman manusia 
Jagalah bahasa kata kita 
Jangan disalah guna 

Yang merah itu saga 
Yang kurik itu kendi 
Yang indah itu bahasa 
Yang cantik budi pekerti 

Terkadang aku mentaksir manusia 
Kurniaan Tuhan telah banyak dikhianati 
Mencerca, menghina, dustanya bicara 
Menyusun nista dengan kata-kata 

Terlajak perahu masih boleh diundur lagi 
Terlajak kata buruk padahnya 
Terlajak perahu masih boleh diundur lagi 
Terlajak kata hilang percaya 
Hilang percaya... 

Bicara Kata : In Team 





"Semakin banyak bicara semakin berpeluang tergelincir niat dan kata, akan semakin jadi dosa, mengeraskan hati, dan menjadikan diri semakin jauh dari Allah."






: Hati-hati bila berbicara, jangan sampai mengundang dosa. Dari berkata yang dusta, lebih baik diam berpahala.






♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Thursday, July 19, 2012

Kesilapan Kerap Dalam Bulan Ramadhan



Assalamualaikum wbt..






‎"Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan ke atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertaqwa." (Al Baqarah:183)

Nabi bersabda : “Bukanlah puasa itu semata-mata meninggalkan makan dan minum tetapi puasa ialah meninggalkan perbuatan sia-sia dan cakap kosong. Jika sesiapa dimaki atau diperbodoh oleh seseorang katakanlah:"Saya berpuasa, saya berpuasa.” 
(Riwayat lbnu Khuzaimah dan lbnu Hibban).

Allahumma ballighna Ramadan. Ya ALLAH, sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.



#Ahlan wa sahlan ya Ramadhan ! ♥




: ku mengharapkan Ramadhan kali ini penuh makna, agar dapat ku lalui dengan sempurna.





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Tuesday, July 10, 2012

Guide Me All The Way


Assalamualaikum wbt ..







: ahlan wasahlan ya Ramadhan.. 10 hari lagi .. =)





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Sunday, July 8, 2012

Dakwah Itu Bukan Mudah


Assalamualaikum wbt ..




sungguh, aku terkesan dengan kata-kata Ust Emran Ahmad yang aku retweeted dari Twitter.

nak ajak orang ke arah kebaikan tak semudah A B C dan D. ya, tak semudah itu.
sedangkan Nabi SAW pun mengambil masa bertahun-tahun untuk berdakwah, apalagi kita insan biasa ni.

moga kita terus istiqomah dalam usaha mengajak diri sendiri dan orang lain ke arah yang lebih baik. mohon kepada ALLAH swt agar diberikan kekuatan dan keikhlasan hati dalam meneruskan usaha-usaha ini. insyaALLAH. 



: Ramadhan bakal tiba, beberapa hari lagi =)




♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Friday, April 27, 2012

a day to go -28 April 2012






gelombang kuning bakal melanda Malaysia, dan seluruh dunia sehari saja lagi..


pengakuan ikhlas : 
sesungguhnya hati ini sedang hebat memberontak untuk pergi.. 
pergi menyertai gelombang kuning. 
tapi apakan daya, niat di hati tak seiring dengan redha ibu bapa.. 
kebetulan clash tarikh dengan ujian medsi.. memang rasa nak nanges sepanjang hari..


nasihat dari seorang sahabat :
awlawiyat .. utamakan yang lebih utama..


kata-kata dari hati :
redha ALLAH terletak pada redha ibu bapa.. 
jangan sesekali buat sesuatu benda yang tidak diiringi dengan redha ibu bapa diatasnya .
baiklah .. ~


- semoga ALLAH merahmati usaha kalian -




♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Thursday, April 12, 2012

mari bersyukur !


Assalamualaikum wbt ..


kadang-kadang, dalam hidup ini ALLAH sengaja mempertemukan kita dengan insan-insan yang serba kekurangan supaya kita sedar dan bersyukur dengan kelebihan/nikmat yang kita ada sebab kita ni kadang-kadang tak pernah sedar dan mungkin susah nak sedar barangkali dengan apa yang kita miliki. 


jadi, pandanglah apa yang kita ada, kerana itu mengajar kita untuk sentiasa bersyukur..
jangan dipandang pada apa yang kita tidak ada, takut-takut nanti kita jadi kufur.


sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita, sebab itu apa yang kita mahu kita tak dapat dan apa yang kita tak mahu itu yang kita dapat .. aturan ALLAH itu yang paling baik rite ?


"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. "
(al-Baqarah 2/216


till then, sama-sama lah kita belajar untuk sentiasa mensyukuri nikmat ..

alhamdulillah ... =)





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Friday, April 6, 2012

22 Hadis Berkaitan Dengan Dosa




1. Janganlah memandang kecil kesalahan (dosa) tetapi pandanglah kepada siapa yang kamu durhakai. (HR. Aththusi)
2. Perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya. Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian (cobaan). Kalau menggunjingnya dia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah dia ikut melakukannya. (HR. Ad-Dailami)
3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya. Tiada dua orang saling mengasihi lalu bertengkar dan berpisah kecuali karena akibat dosa yang dilakukan oleh salah seorang dari keduanya. (HR. Ad-Dailami)
4. Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya tapi bermaksiat terhadap Allah dengan perbuatannya. (HR. Ad-Dailami)
5. Barangsiapa mencari pujian manusia dengan bermaksiat terhadap Allah maka orang-orang yang memujinya akan berbalik mencelanya. (Ibnu Hibban)
6. Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan. Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya. (HR. Tirmidzi dan Al Hakim)
7. Tiada seorang hamba ditimpa musibah baik di atasnya maupun di bawahnya melainkan sebagai akibat dosanya. Sebenarnya Allah telah memaafkan banyak dosa-dosanya. Lalu Rasulullah membacakan ayat 30 dari surat Asy Syuura yang berbunyi : “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Mashabih Assunnah)
8. Apabila suatu kesalahan diperbuat di muka bumi maka orang yang melihatnya dan tidak menyukainya seolah-olah tidak hadir di tempat, dan orang yang tidak melihat terjadinya perbuatan tersebut tapi rela maka seolah-olah dia melihatnya. (HR. Abu Dawud)
9. Barangsiapa meninggalkan maksiat terhadap Allah karena takut kepada Allah maka ia akan memperoleh keridhoan Allah. (HR. Abu Ya’la)
10. Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)
11. Jangan menyiksa dengan siksaan Allah (artinya: menyiksa dengan api). (HR. Tirmidzi dan Al-Baihaqi)
12. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang maka dipercepat tindakan hukuman atas dosanya (di dunia) dan jika Allah menghendaki bagi hambanya keburukan maka disimpan dosanya sampai dia harus menebusnya pada hari kiamat. (HR. Tirmidzi dan Al-Baihaqi)
13. Apabila kamu menyaksikan pemberian Allah dari materi dunia atas perbuatan dosa menurut kehendakNya, maka sesungguhnya itu adalah uluran waktu dan penangguhan tempo belaka. Kemudian Rasulullah Saw membaca firman Allah Swt dalam surat Al An’am ayat 44 : “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu, mereka terdiam berputus asa.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
14. Sayyidina Ali Ra berkata: “Rasulullah menyuruh kami bila berjumpa dengan ahli maksiat agar kami berwajah masam.” (HR. Ath-Thahawi)
15. Bagaimana kamu apabila dilanda lima perkara? Kalau aku (Rasulullah Saw), aku berlindung kepada Allah agar tidak menimpa kamu atau kamu mengalaminya. (1) Jika perbuatan mesum dalam suatu kaum sudah dilakukan terang-terangan maka akan timbul wabah dan penyakit-penyakit yang belum pernah menimpa orang-orang terdahulu. (2) Jika suatu kaum menolak mengeluarkan zakat maka Allah akan menghentikan turunnya hujan. Kalau bukan karena binatang-binatang ternak tentu hujan tidak akan diturunkan sama sekali. (3) Jika suatu kaum mengurangi takaran dan timbangan maka Allah akan menimpakan paceklik beberapa waktu, kesulitan pangan dan kezaliman penguasa. (4) Jika penguasa-penguasa mereka melaksanakan hukum yang bukan dari Allah maka Allah akan menguasakan musuh-musuh mereka untuk memerintah dan merampas harta kekayaan mereka. (5) Jika mereka menyia-nyiakan Kitabullah dan sunah Nabi maka Allah menjadikan permusuhan di antara mereka. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
16. Tiada seorang berzina selagi dia mukmin, tiada seorang mencuri selagi dia mukmin, dan tiada seorang minum khamar pada saat minum dia mukmin. (Mutafaq’alaih)
Penjelasan:
Ketika seorang berzina, mencuri dan minum khamar maka pada saat itu dia bukan seorang mukmin.
17. Aku beritahukan yang terbesar dari dosa-dosa besar. (Rasulullah Saw mengulangnya hingga tiga kali). Pertama, mempersekutukan Allah. Kedua, durhaka terhadap orang tua, dan ketiga, bersaksi palsu atau berucap palsu. (Ketika itu beliau sedang berbaring kemudian duduk dan mengulangi ucapannya tiga kali, sedang kami mengharap beliau berhenti mengucapkannya). (Mutafaq’alaih)
18. Rasulullah Saw melaknat orang yang mengambil riba, yang menjalani riba dan kedua orang saksi mereka. Beliau bersabda: “Mereka semua sama (berdosanya)”. (HR. Ahmad)
19. Ada empat kelompok orang yang pada pagi dan petang hari dimurkai Allah. Para sahabat lalu bertanya, “Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Beliau lalu menjawab, “Laki-laki yang menyerupai perempuan, perempuan yang menyerupai laki-laki, orang yang menyetubuhi hewan, dan orang-orang yang homoseks. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
20. Tiap minuman yang memabukkan adalah haram (baik sedikit maupun banyak). (HR. Ahmad)
21. Allah menyukai keringanan-keringanan perintahNya (rukhsah) dilaksanakan sebagaimana Dia membenci dilanggarnya laranganNya. (HR. Ahmad)
22. Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan orang yang merelakan kejahatan berlaku dalam keluarganya (artinya, merelakan isteri atau anak perempuannya berbuat serong atau zina). (HR. An-Nasaa’i dan Ahmad)

artikel asal : peribadiRasulullah



♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Istidraj


Assalamualaikum wbt ..





ISTIDRAJ adalah pemberian nikmat Allah kepada manusia yang mana pemberian itu tidak diredhaiNya. Inilah yang dinamakan istidraj.
Rasullulah s. a. w. bersabda :”Apabila kamu melihat bahawa Allah Taala memberikan nikmat kepada hambanya yang selalu membuat maksiat(durhaka),ketahuilah bahawa orang itu telah diistidrajkan oleh Allah SWT.”(Diriwayatkan oleh At-Tabrani, Ahmad dan Al-Baihaqi)
Tetapi, manusia yang durhaka dan sering berbuat maksiat yang terkeliru dengan pemikirannya merasakan bahawa nikmat yang telah datang kepadanya adalah kerana Allah berserta dan kasih dengan perbuatan maksiat mereka. Masih ada juga orang ragu-ragu, kerana kalau kita hendak dapat kebahagian di dunia dan akhirat kita mesti ikut jejak langkah Rasullulah saw dan berpegang teguh pada agama Islam.
Tetapi bagaimana dengan ada orang yang sembahyang 5 waktu sehari semalam, bangun tengah malam bertahajjud, puasa bukan di bulan Ramadhan sahaja, bahkan Isnin, Khamis dan puasa sunat yang lain. Tapi, hidup mereka biasa sahaja. Ada yang susah juga. Kenapa? Dan bagaimana pula orang yang seumur hidup tak sembahyang, puasa pun tak pernah, rumahnya tersergam indah, kereta mewah menjalar, duit banyak, dia boleh hidup kaya dan mewah. Bila kita tanya, apa kamu tak takut mati? Katanya, alah, orang lain pun mati juga, kalau masuk neraka, ramai-ramai. Tak kisahlah! Sombongnya mereka, takburnya mereka.
Rasullulah s. a. w. naik ke langit bertemu Allah pun tak sombong, Nabi Sulaiman, sebesar-besar pangkatnya sehinggakan semua makhluk di muka bumi tunduk di bawah perintahnya pun tak sombong! Secantik-cantik Nabi Yusof dan semerdu suara Nabi Daud, mereka tak sombong. Bila sampai masa dan ketikanya, mereka tunduk dan sujud menyembah Allah.
Manusia istidraj – Manusia yang lupa daratan. Walaupun berbuat maksiat, dia merasa Allah menyayanginya. Mereka memandang hina kepada orang yang beramal. “Dia tu siang malam ke masjid, basikal pun tak mampu beli, sedangkan aku ke kelab malam pun dengan kereta mewah. Tak payah beribadat pun, rezeki datang mencurah-curah. Kalau dia tu sikit ibadat tentu boleh kaya macam aku, katanya sombong.” Sebenarnya, kadang-kadang Allah memberikan nikmat yang banyak dengan tujuan untuk menghancurkannya.
Rasullulah s. a. w bersabda: “Apabila Allah menghendaki untuk membinasakan semut, Allah terbangkan semua itu dengan dua sayapnya” (Kitab Nasaibul’Ibad)
Anai-anai, jika tidak bersayap, maka dia akan duduk diam di bawah batu atau merayap di celah-celah daun, tetapi jika Allah hendak membinasakannya, Allah berikan dia sayap. Lalu, bila sudah bersayap, anai-anai pun menjadi kelkatu. Kelkatu, bila mendapat nikmat(sayap), dia akan cuba melawan api. Begitu juga manusia, bila mendapat nikmat, cuba hendak melawan Allah swt.
Buktinya, Firaun. Nikmatnya tak terkira, tidak pernah sakit, bersin pun tidak pernah kerana Allah berikannya nikmat kesihatan. Orang lain selalu sakit, tapi Firaun tidak, orang lain mati, namun dia masih belum mati-mati juga, sampai rasa angkuh dan besar diri lantas mengaku dirinya tuhan. Tapi dengan nikmat itulah Allah binasakan dia.
Namrud, yang cuba membakar Nabi Ibrahim. Betapa besar pangkat Namrud? Dia begitu sombong dengan Allah, akhirnya menemui ajalnya hanya disebabkan seekor nyamuk masuk ke dalam lubang hidungnya.
Tidak ada manusia hari ini sekaya Qarun. Anak kunci gudang hartanya sahaja kena dibawa oleh 40 ekor unta. Akhirnya dia ditenggelamkan bersama-sama hartanya sekali akibat terlalu takbur. Jadi kalau kita kaya, jangan sangka Allah sayang, Qarun lagi kaya, akhirnya binasa juga.
Jadi, jika kita kaji dan fikir betul-betul, maka terjawablah segala keraguan yang mengganggu fikiran kita. Mengapa orang kafir kaya, dan orang yang berbuat maksiat hidup senang /mewah. Pemberian yang diberikan oleh Allah pada mereka bukanlah yang diredhaiNya. Rupa-rupanya ianya adalah bertujuan untuk menghancurkannya. Untuk apa hidup ini tanpa keredhaanNya?
Tetapi jangan pula ada orang kaya beribadat, masuk masjid dengan kereta mewah kita katakan itu istidraj. Orang naik pangkat, istidraj. Orang-orang besar, istidraj. Jangan! Orang yang mengunakan nikmatnya untuk kebajikan untuk mengabdi kepada Allah bukan istidraj. Dan jangan pula kita tidak mahu kekayaan. Kalau hendak selamat, hidup kita mesti ada pegangan. Bukan kaya yang kita cari, juga bukan miskin yang kita cari.
Tujuan hidup kita adalah mencari keredaan Allah. Bagaimana cara untuk menentukan nikmat yang diredhai Allah? Seseorang itu dapat menyedari hakikat yang sebenarnya tentang nikmat yang diterimanya itu ialah apabila dia bersyukur nikmatnya. Dia akan mengunakan pemberian ke jalan kebaikan dan sentiasa redha dan ikhlas mengabdikan diri kepada Allah. Maka segala limpah kurnia yang diperolehi itu adalah nikmat pemberian yang diredhai Allah. Bila tujuan hidup kita untuk mencari keredhaan Allah, nescaya selamatlah kita di dunia dan akhirat.

artikel dari : peribadiRasulullah






♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Balasan Baik Hindari Sifat Marah

Assalamualaikum wbt ..


Balasan baik hindari marah ABU Hurairah dan Said Al-Magburi meriwayatkan: “Ada seseorang lelaki memarahi Saidina Abu Bakar. Ketika itu Rasulullah duduk disebelahnya.
Nabi diam saja, begitu juga Abu Bakar.
Selepas orang itu selesai memaki hamun dengan mengeluarkan kata-kata kesat, Abu Bakar membalas makian itu, tetapi Rasulullah bangun dan beredar dari situ.
Abu Bakar hairan dan terus mengekori Nabi Muhammad sambil berkata: “Ya Rasulullah, dia memaki saya dan engkau pula diam. Ketika saya menjawab maki hamun itu, tiba-tiba engkau bangun lalu pergi.”
Rasulullah lantas menjawab: “Sesungguhnya malaikat mengembalikan semua makian orang itu kepadanya ketika engkau diam, tetapi ketika engkau membalas makian itu, maka malaikat pergi dan syaitan pula masuk dan saya tidak suka duduk bersama syaitan.”
Rasulullah kemudian bersabda lagi: “Allah akan memuliakan hamba-Nya ketika sedang dianiaya lalu memberikan kemaafan sambil mengharapkan keredaan Allah.”
Abu Said al-Khurdi pula berkata: Rasulullah ada bersabda: “Awaslah kamu daripada sifat marah kerana marah itu menyalakan api dalam hati anak Adam.
“Maka sesiapa yang berasakan demikian ketika berdiri, hendaklah dia duduk dan jika dia duduk hendaklah ia berbaring.”
Abu Hurairah al-Bahili berkata bahawa Rasulullah pernah bersabda: “Sesiapa yang pemarah tetapi dapat menahan marahnya dengan sabar, maka Allah akan mengisi hatinya dengan keredaan pada hari kiamat.”





artikel dari : peribadiRasulullah



♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Tuesday, April 3, 2012

Mudahnya Wanita Mendapat Pahala dan Syurga

Dalam sesebuah rumah tangga, dua peranan utama yang sewajarnya dimainkan oleh seseorang wanita iaitu sebagai isteri dan ibu. Seorang isteri sentiasa mendampingi suaminya sama ada dalam keadaan susah atau senang. Ibu pula terbabit secara langsung dalam memberi pendidikan kepada anak-anak serta menjaga hal ehwal rumah tangga dengan bantuan suami. Firman Allah :

“Sesungguhnya, Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” 
(Surah an-Nisaa’, ayat 58)

Islam membenarkan wanita keluar bekerja berdasarkan kepada keperluan seperti ketika ketiadaan suami, ketidakupayaan suami atau bekerja dalam jawatan yang memerlukan khidmat wanita seperti doktor, tenaga pengajar kepada kaum wanita serta bidang lain yang bersesuaian. Bagaimanapun menurut Islam, keharusan wanita untuk keluar bekerja mestilah mengikut batas syarak iaitu:
  • > Kerja itu mesti bersesuaian dengan sifat kewanitaan.
  • > Kerja itu tidak menjejaskan peranannya sebagai isteri dan ibu
  • > Bertujuan murni sama ada untuk membantu keluarga atau menyampaikan kesedaran Islam kepada wanita lain
  • > Sentiasa memelihara kehendak syarak seperti menutup aurat.
  • > Sentiasa menjaga tata susila dan terhindar daripada berlakunya pergaulan bebas dengan lelaki.
  • > Mendapat restu daripada penjaga, bapa atau suami.
  • > Mengelak daripada melakukan perkara yang boleh membawa fitnah sama ada dari segi tindakan,  cara berpakaian atau mengenakan perhiasan.
Apa yang pasti dengan keluarnya wanita bekerja tidak akan mengubah atau mengabaikan tanggungjawabnya utama sebagai serikandi dan bidadari dalam rumah tangga.



Bagi wanita yang bekerjaya walaupun penat dengan tugas-tugas di pejabat dan di rumah, ingatlah bahawa mudahnya para wanita terutamanya berstatus isteri mendapat pahala. Kejarlah ganjaran di akhirat kelak.

1. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1000 orang lelaki yang jahat.

2. Dua rakaat solat daripada wanita hamil lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.

3. Wanita yang beri susu kepada anaknya daripada buah dadanya akan mendapat satu pahala daripada setiap titik susu yang diberikannya.

4. Apabila suami pulang ke rumah dalam keadaan letih dan isteri layan dengan baik akan mendapat pahala jihad.

5. Seorang isteri yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesa kerana menjaga yang sakit dapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.

6. Isteri yang melihat suami dengan kasih sayang dan suami pula melihat isteri dengan penuh kasih sayang, Allah s.w.t. akan pandang dengan penuh rahmat.

7. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar di jalan Allah s.w.t. dan kemudian menjaga rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya dan jadi ketua kepada 70 000 Malaikat dan bidadari. Wanita itu akan dimandikan dalam syurga lalu menunggu suaminya sambil menaiki kuda yang dibuat dari permata Yaqut.

8. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampun oleh Allah s.w.t. seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah s.w.t. memberinya 12 tahun pahala ibadat.

9. Wanita yang memerah susu binatang dengan bacaan “Bismillah” didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.

10. Wanita yang menguli tepung dengan “Bismillah” Allah s.w.t. akan berkatkan rezekinya.

11. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir dapat pahala seperti menyapu lantai Baitullah.

12. Wanita yang menjaga solat, puasa dan taat pada suami, Allah s.w.t. mengizinkannya masuk syurga dari mana-mana pintu yang ia kehendaki.

13. Pahala bagi wanita hamil adalah seperti berpuasa pada siang hari dan beribadat pada malam hari.

14. Wanita yang bersalin akan dapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah swt. akan beri satu pahala haji.

15. Sekiranya wanita itu meninggal dunia dalam masa 40 hari selepas bersalin ia dikira mati syahid.

16. Apabila seorang wanita yang menyusukan anaknya yang menagis diwaktu malam dengan sabar, dia dapat pahala satu tahun sembahyang dan puasa.

17. Kalau wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh 2 suku tahun maka malaikat di langit datang bawa khabar gembira bahawa syurga wajib bagi kamu.

18. Kalau isteri layan suami tanpa khianat dapat pahala 12 tahun solat.

19. Wanita yang picit suami tanpa disuruh dapat pahala 7 tola emas manakala isteri yang picit suami bila disuruh akan dapat pahala 7 tola perak.

20. Wanita yang meninggal dunia dengan dapat keredhaan suaminya, dia akan masuk syurga.

21. Seorang wanita solehah lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.

22. Jika suami mengajar satu masalah agama pada isterinya dia akan dapat pahala 80 tahun ibadat.

23. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah swt di akhirat tetapi Allah swt sendiri akan datang pada wanita yang memberati auratnya iaitu yang memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah (tetap).

24. Seorang isteri yang menyambut baik kedatangan suaminya yang dalam keadaan marah, Allah swt beri kepadanya setengah pahala jihad.

25. Allah swt berkati dalam rezeki bila seorang wanita memasak dengan zikir Bismillah.

26. Allah swt akan melaknati wanita yang sengaja mendedahkan auratnya kepada lelaki yang bukan muhrimnya.




sumber ?
http://myibrah.com/mudahnya-wanita-mendapat-pahala-dan-syurga




♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Wednesday, March 28, 2012

- dear Muslimah -


take note .



tutuplah aurat mu wahai sahabat .

kerana saya sayang akan anda anda dan anda .. <3





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Tuesday, March 27, 2012

Remaja Soleh : Remaja dan Perjuangan

ALLAH swt berfirman dalam Al-Quran :

" Wahai orang beriman, mahukah kamu aku tunjukkan kepada kamu suatu perniagaan yang boleh menyelamatkan kamu daripada azab yang pedih, iaitu kamu beriman kepada ALLAH dan RasulNya dan kamu berjihad di jalan ALLAH dengan harta dan tubuh badan kamu. Itulah yang sebaik-baiknya bagik kamu, jika kamu mengetahui."
( Surah As-Saff : Ayat 10-11 )

berjihad ertinya berjuang dengan cara yang bersungguh-sungguh demi untuk mempertahankan, menyebarkan, melaksanakan serta mengamalkan ajaran yang dibawa oleh junjungan besar Nabi Muhammad SAW.
jihad seperti ini merupakan satu janji yang telah dimeterai antara orang mukmin dan mukminat dengan ALLAH swt sepertimana yang telah diterangkan dalam ayat diatas.

jihad itu pula dituntut dalam bentuk harta, tubuh badan dan lisan.
jihad dengan lisan kadang-kadang dilakukan dalam bidang pelajaran dan pendidikan, kadangkala dilakukan dalam bidang dakwah, adakalanya dalam bidang politik, manakala jihad dengan tubuh badan itu dilakukan di medan perang.

Jihad dalam Pendidikan

ALLAH swt berfirman :
" Tidaklah harus bagi orang mukmin keluar ke medan perang kesemuanya. (Malah) hendaklah ada daripada tiap-tiap kumpulan itu satu puak yang mempelajari ilmu pengetahuan Islam secara mendalam manakala pulang nanti mereka memberi peringatan kepada kaumnya semoga mereka itu berjaga-jaga (daripada melakukan sesuatu yang dilarang ALLAH)."
( Surah At-Taubah : Ayat 122 )

ayat ini mewajibkan orang mukmin mempelajari ilmu pengetahuan. Nabi saw bersabda :
"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam."
(Riwayat Al-Baihaqi)


Jihad dalam Medan Dakwah 


berjihad dalam medan dakwah bermaksud menyampaikan Islam dan menegakkan hujjahnya ke atas orang kafir, munafik dan fasik. hal ini hendaklah dilakukan oleh muslimin dan muslimat. Rasulullah saw bersabda :

" diingatkan seseorang muslim tidak dapat menjalankan kerja dakwah ini melainkan dia sendiri telah memahami Islam dengan sebaik-baiknya dan dakwah itu boleh dilakukan melalui pelbagai uslub. antaranya ialah menyebarkan kitab-kitab, majalah-majalah, risalah-risalah, ceramah-ceramah dan forum."

Jihad dalam Bidang Politik

jihad dalam bidang politik pula dilakukan dengan cara yang berlainan bergantung kepada keadaan tertentu. ini kerana, keadaan adalah berlainan khususnya bergantung kepada kerajaan di mana seseorang itu berada. adakalanya dia berada dibawah kerajaan Islam yang adil, ada ketikanya dia berada di bawah kerajaan Islam yang menyeleweng dan kadangkala dia berada di bawah kerajaan bukan Islam.


: sesungguhnya setiap muslim itu adalah da'ie. sampaikanlah walau sepotong ayat...
♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Remaja Soleh : Syarat Suatu Perkara Menjadi Ibadah



1. Niat kerana ALLAH.

setiap amalan yang dilakukan tanpa niat kerana ALLAH maka amalan tersebut hanya sia-sia sahaja dan tidak dikira sebagai satu amalan yang diikhtiraf oleh ALLAH kerana niat adalah teras kepada ibadah. niat kerana ALLAH lah menjadikan ayam yang disembelih boleh dimakan, jika berlaku sebaliknya makan sembelihan itu akan menjadi bangkai. belajar kerana ALLAH akan mendapat pahala, tetapi jika kerana sijil tidak dikira ibadah.

2. Perkara yang dibenarkan oleh syarak.

walaupun niat kerana ALLAH swt, tetapi amalan yang dilalukan jika bertentangan dengan agama akan menjadi haram. seperti seorang yang bekerja di kilang arak dengan niat untuk menyara hidup keluarganya sebagai menunaikan kewajipan kerana agamanya maka perkara ini tidak diikhtiraf oleh ALLAH swt kerana 'matlamat tidak menghalalkan cara'.

3. Semua amalan mesti mengikut peraturan yang ditentukan.

amal ibadah tidak sah sekiranya bercanggah dengan peraturan yang ditentukan oleh ALLAH. contohnya solat zuhur 4 rakaat, tawaf haji 7 kali tidak boleh diubah mengikut sesuka hati manusia sahaja kerana menyebabkan amalan itu tidak sah.

4. Ibadah khusus tidak boleh diabaikan.

amalan yang dilakukan oleh seseorang tidak dinamakan ibadah sekiranya mengabaikan amalan fardhu. contohnya seorang peniaga mengabaikan solat fardhu maka perniagaan itu tidak menjadi satu ibadah. belajar sampai larut malam sehingga terlepas solat subuh juga tidak termasuk dalam perkara ibadah.


: sempurnakan yang wajib terlebih dahulu, baru dilakukan perkara-perkara sunat ... =)
♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Remaja Soleh : Takut dan Harap kepada ALLAH


takut dan harap itu adalah laksana sayap yang dipakai oleh para ahli muqarrabin (orang-orang yang terdekat dengan ALLAH). keduanya adalah laksana kenderaan yang membawa mereka untuk melintasi berbagai-bagai halangan dan rintangan menuju kejalan akhirat.

Hakikat Harap

orang yang mempunyai hati yang jernih dan bersih adalah sentiasa berharap pada ALLAH swt untuk mendapat keampunannya. mereka mengibaratkan dunia ini ibarat ladang keampunannya. mereka mengibaratkan dunia ini ibarat ladang tanaman bagi akhirat, sebab hati itu ibarat bumi dan iman pula ibarat benih yang disemai di atas bumi, sedang amal taat pula ibarat tanah yang dipajak dan dibersihkan.

iman itu tidak berguna dengan hati yang busuk, akhlak yang buruk dan samalah dengan benih yang tidak boleh tumbuh di tanah gersang.

oleh yang demikian, kita membandingkan dengan harapan seseorang hamba terhadap pengampunan ALLAH swt itu dengan harapan seorang peladang yang menanam tanamannya dan berharap kesuburan tanaman itu dan memberikan penghasilan yang baik.

harapan yang hakiki itu ialah dengan cara menunggu yang diingini setelah diaturkan segala sebab musababnya, terlebih dahulu termasuk dibawah kuasa ikhtiar kita sendiri dan mengharap kepadaNya.

firman ALLAH swt :

"Diwajibkan ke atas kamu berperang sedangkan ia dibenci oleh kamu. Mudah-mudahan apa yang kamu benci adalah baik bagi kamu dan apa yang kamu sukai adalah buruk bagi kamu. ALLAH Maha Mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui."
( Al-Baqarah:216 )

Hakikat Takut 

sifat takut itu ibarat semacam pedih yang menikam di dalam hati dan terbakar disebabkan oleh tibanya sesuatu perkara yang tidak diingini.

adapun takut kepada ALLAH taala itu, adakalanya dengan mengenal Zat ALLAH swt dan mengenal sifat-sifatNya dan bahawasanya jika ALLAH menghendaki dihancur leburkan alam ini serta dengan isinya hingga tiada seorang pun dapat melawan kudratNya. dan takut kerana banyak dosa kepada ALLAH iaitu dengan  menginsafi dirinya oleh kerana terlampau banyaknya dosa dan memahami dengan mendalam tentang kuasa ALLAH.

manusia yang paling takut kepada ALLAH ialah manusia yang mengenal akan dirinya dan mengenal akan zatNya.

sabda Rasulullah saw :

" Sebenarnya akulah orang yang paling takut kepada ALLAH."

firman ALLAH swt :

"Sesungguhnya orang-orang yang paling takut kepada ALLAH adalah hamba hambaNya yang 
berilmu."






♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Remaja Soleh : Usrah


Usrah = keluarga. 
Ikatan yang wujud antara ahli-ahli berasaskan akidah Islam, ukhwah fillah dan amal Islami. Merupakan ikatan yang menjadi penggerak kepada sesebuah gerakan Islam dan institusi tarbiah yang berkesan untuk melatih ahli dengan sifat-sifat kepimpinan dan pengorbanan yang tinggi untuk Islam.

Usrah bukan semata-mata majlis ilmu, bahkan adalah medan untuk merapatkan ukhwah serta mewujudkan keselarasan fikrah dan amal antara anggota. Usrah juga berperanan sebagai nadi jemaah.

Rukun Usrah

1. Taaruf iaitu saling kenal-mengenali secara mendalam daripada awal usrah secara berterusan.
2. Tafahum iaitu setiap ahli perlu cuba sedaya upaya untuk memahami sahabat-sahabat yang lain dengan menghindari sifat-sifat mazmumah.
3. Takaful iaitu saling bantu-membantu dan mengambil berat antara satu sama lain dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang.



: mari berusrah dan rasai kemanisannya ... =)







♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Saturday, March 24, 2012

24|03|12





The best love is when you love someone who makes your imaan rise.. 
.
.
.
.
.

Because that person wants to meet you again in Jannah (Syurga). 







♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Thursday, March 22, 2012

mengenaliMu ya ALLAH



Mengenali-Mu, ya Allah
Rasa-rasanya makin merindu
Yakin - itu sudah tidak pernah
Aku tanyakan pada diriku
Kepada kalbuku
Kerana sejak aku tahu
Mengenal kehidupan
Ketika masih belum mengaji
Mukadam dan al-Quran
Aku sudah diberi kenal
Ada bintang
Ada bulan
Dan matahari
Dan awan
Ada yang menjadikan .


Begitu aku terasa
Tanpa bertanya
Aku ingin makin mendalam
Sudah kuterima kenyataan
Bahawa alam jagat dan
Seluruh makhluk ini
Ada yang menjadikan


Ciptaan-Mu, Tuhan
Maha Pengasih Maha Penyayang.
Berulang-ulang
Dalam hidupku diberi nafas
Berterusan menghayati nikmat
Makan minum dan tidur berehat
Maka dadaku penuh mengingati
Nama-Mu sentiasa
Di bibirku dan degup jantungku
Sentiasa mengingati-Mu
Adalah tandaku dalam ikatan-Mu


Maka apabila aku diberi hayat
Di alam jagat-Mu
Bergerak, berkerja
Mencari makan dan
Bergaul dengan insan
Insan dan umat-Mu
Nama-Mu terasa terus
Menjadi sebutan
Degup hatiku.


Dan apa
Dan bagaimana
Dan di mana
Aku berada
Aku sentiasa dikurniai
Inayah-Mu, ya Allah

Maka aku sentiasa mengigati-Mu

Maka dalam bersorak
Bergerak dan berteriak
Untuk apa
Untuk bagaimana
Aku tiba-tiba saja
Seperti digerak
Oleh satu kuasa
Menyentuh dalam kalbuku
Maka aku menjadi terkelu
Mati teriak sorakku
Kerana nafasku
Terasa tinggal satu, satu.


Maka tahu aku, ya Allah
Lonjak dan sorak
Gelak dan teriak
Bisa sekali lenyap
Dalam satu helaan nafas
Ketika dalam kealpaan
Menghayati dalam kefanaan.


- Mahsuri S.N -




: pertama kali dengar sajak ni dekat radio ikim.. serious tersentuh.. bergetar hati dan jantung.. subhanallah.. Maha Suci ALLAH ..




♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

copyright by Azwani | Mencari Cinta Teragung