.: | LIFE is either a daring adventure or nothing | moga ALLAH redha | :.
http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com

Followers

This is Me ..

My photo
ALLAH memilih kita untuk menerima kesusahan, supaya suatu saat kita boleh menyuarakan "Kekuasaan" ALLAH.. | hanya hamba hina, yang masih mencari cinta teragung, cinta sempurna.. cinta ALLAH |

Thursday, July 19, 2012

Kesilapan Kerap Dalam Bulan Ramadhan



Assalamualaikum wbt..






‎"Wahai orang-orang yang beriman! Kamu diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan ke atas orang-orang yang dahulu daripada kamu, supaya kamu bertaqwa." (Al Baqarah:183)

Nabi bersabda : “Bukanlah puasa itu semata-mata meninggalkan makan dan minum tetapi puasa ialah meninggalkan perbuatan sia-sia dan cakap kosong. Jika sesiapa dimaki atau diperbodoh oleh seseorang katakanlah:"Saya berpuasa, saya berpuasa.” 
(Riwayat lbnu Khuzaimah dan lbnu Hibban).

Allahumma ballighna Ramadan. Ya ALLAH, sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.



#Ahlan wa sahlan ya Ramadhan ! ♥




: ku mengharapkan Ramadhan kali ini penuh makna, agar dapat ku lalui dengan sempurna.





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Tuesday, July 10, 2012

Guide Me All The Way


Assalamualaikum wbt ..







: ahlan wasahlan ya Ramadhan.. 10 hari lagi .. =)





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Sunday, July 8, 2012

Dakwah Itu Bukan Mudah


Assalamualaikum wbt ..




sungguh, aku terkesan dengan kata-kata Ust Emran Ahmad yang aku retweeted dari Twitter.

nak ajak orang ke arah kebaikan tak semudah A B C dan D. ya, tak semudah itu.
sedangkan Nabi SAW pun mengambil masa bertahun-tahun untuk berdakwah, apalagi kita insan biasa ni.

moga kita terus istiqomah dalam usaha mengajak diri sendiri dan orang lain ke arah yang lebih baik. mohon kepada ALLAH swt agar diberikan kekuatan dan keikhlasan hati dalam meneruskan usaha-usaha ini. insyaALLAH. 



: Ramadhan bakal tiba, beberapa hari lagi =)




♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Friday, April 27, 2012

a day to go -28 April 2012






gelombang kuning bakal melanda Malaysia, dan seluruh dunia sehari saja lagi..


pengakuan ikhlas : 
sesungguhnya hati ini sedang hebat memberontak untuk pergi.. 
pergi menyertai gelombang kuning. 
tapi apakan daya, niat di hati tak seiring dengan redha ibu bapa.. 
kebetulan clash tarikh dengan ujian medsi.. memang rasa nak nanges sepanjang hari..


nasihat dari seorang sahabat :
awlawiyat .. utamakan yang lebih utama..


kata-kata dari hati :
redha ALLAH terletak pada redha ibu bapa.. 
jangan sesekali buat sesuatu benda yang tidak diiringi dengan redha ibu bapa diatasnya .
baiklah .. ~


- semoga ALLAH merahmati usaha kalian -




♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Thursday, April 12, 2012

mari bersyukur !


Assalamualaikum wbt ..


kadang-kadang, dalam hidup ini ALLAH sengaja mempertemukan kita dengan insan-insan yang serba kekurangan supaya kita sedar dan bersyukur dengan kelebihan/nikmat yang kita ada sebab kita ni kadang-kadang tak pernah sedar dan mungkin susah nak sedar barangkali dengan apa yang kita miliki. 


jadi, pandanglah apa yang kita ada, kerana itu mengajar kita untuk sentiasa bersyukur..
jangan dipandang pada apa yang kita tidak ada, takut-takut nanti kita jadi kufur.


sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita, sebab itu apa yang kita mahu kita tak dapat dan apa yang kita tak mahu itu yang kita dapat .. aturan ALLAH itu yang paling baik rite ?


"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. "
(al-Baqarah 2/216


till then, sama-sama lah kita belajar untuk sentiasa mensyukuri nikmat ..

alhamdulillah ... =)





♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Friday, April 6, 2012

22 Hadis Berkaitan Dengan Dosa




1. Janganlah memandang kecil kesalahan (dosa) tetapi pandanglah kepada siapa yang kamu durhakai. (HR. Aththusi)
2. Perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya. Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian (cobaan). Kalau menggunjingnya dia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah dia ikut melakukannya. (HR. Ad-Dailami)
3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya. Tiada dua orang saling mengasihi lalu bertengkar dan berpisah kecuali karena akibat dosa yang dilakukan oleh salah seorang dari keduanya. (HR. Ad-Dailami)
4. Celaka orang yang banyak zikrullah dengan lidahnya tapi bermaksiat terhadap Allah dengan perbuatannya. (HR. Ad-Dailami)
5. Barangsiapa mencari pujian manusia dengan bermaksiat terhadap Allah maka orang-orang yang memujinya akan berbalik mencelanya. (Ibnu Hibban)
6. Tiada sesuatu yang dapat menolak takdir kecuali doa, dan tiada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan. Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya. (HR. Tirmidzi dan Al Hakim)
7. Tiada seorang hamba ditimpa musibah baik di atasnya maupun di bawahnya melainkan sebagai akibat dosanya. Sebenarnya Allah telah memaafkan banyak dosa-dosanya. Lalu Rasulullah membacakan ayat 30 dari surat Asy Syuura yang berbunyi : “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Mashabih Assunnah)
8. Apabila suatu kesalahan diperbuat di muka bumi maka orang yang melihatnya dan tidak menyukainya seolah-olah tidak hadir di tempat, dan orang yang tidak melihat terjadinya perbuatan tersebut tapi rela maka seolah-olah dia melihatnya. (HR. Abu Dawud)
9. Barangsiapa meninggalkan maksiat terhadap Allah karena takut kepada Allah maka ia akan memperoleh keridhoan Allah. (HR. Abu Ya’la)
10. Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)
11. Jangan menyiksa dengan siksaan Allah (artinya: menyiksa dengan api). (HR. Tirmidzi dan Al-Baihaqi)
12. Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang maka dipercepat tindakan hukuman atas dosanya (di dunia) dan jika Allah menghendaki bagi hambanya keburukan maka disimpan dosanya sampai dia harus menebusnya pada hari kiamat. (HR. Tirmidzi dan Al-Baihaqi)
13. Apabila kamu menyaksikan pemberian Allah dari materi dunia atas perbuatan dosa menurut kehendakNya, maka sesungguhnya itu adalah uluran waktu dan penangguhan tempo belaka. Kemudian Rasulullah Saw membaca firman Allah Swt dalam surat Al An’am ayat 44 : “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu, mereka terdiam berputus asa.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
14. Sayyidina Ali Ra berkata: “Rasulullah menyuruh kami bila berjumpa dengan ahli maksiat agar kami berwajah masam.” (HR. Ath-Thahawi)
15. Bagaimana kamu apabila dilanda lima perkara? Kalau aku (Rasulullah Saw), aku berlindung kepada Allah agar tidak menimpa kamu atau kamu mengalaminya. (1) Jika perbuatan mesum dalam suatu kaum sudah dilakukan terang-terangan maka akan timbul wabah dan penyakit-penyakit yang belum pernah menimpa orang-orang terdahulu. (2) Jika suatu kaum menolak mengeluarkan zakat maka Allah akan menghentikan turunnya hujan. Kalau bukan karena binatang-binatang ternak tentu hujan tidak akan diturunkan sama sekali. (3) Jika suatu kaum mengurangi takaran dan timbangan maka Allah akan menimpakan paceklik beberapa waktu, kesulitan pangan dan kezaliman penguasa. (4) Jika penguasa-penguasa mereka melaksanakan hukum yang bukan dari Allah maka Allah akan menguasakan musuh-musuh mereka untuk memerintah dan merampas harta kekayaan mereka. (5) Jika mereka menyia-nyiakan Kitabullah dan sunah Nabi maka Allah menjadikan permusuhan di antara mereka. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
16. Tiada seorang berzina selagi dia mukmin, tiada seorang mencuri selagi dia mukmin, dan tiada seorang minum khamar pada saat minum dia mukmin. (Mutafaq’alaih)
Penjelasan:
Ketika seorang berzina, mencuri dan minum khamar maka pada saat itu dia bukan seorang mukmin.
17. Aku beritahukan yang terbesar dari dosa-dosa besar. (Rasulullah Saw mengulangnya hingga tiga kali). Pertama, mempersekutukan Allah. Kedua, durhaka terhadap orang tua, dan ketiga, bersaksi palsu atau berucap palsu. (Ketika itu beliau sedang berbaring kemudian duduk dan mengulangi ucapannya tiga kali, sedang kami mengharap beliau berhenti mengucapkannya). (Mutafaq’alaih)
18. Rasulullah Saw melaknat orang yang mengambil riba, yang menjalani riba dan kedua orang saksi mereka. Beliau bersabda: “Mereka semua sama (berdosanya)”. (HR. Ahmad)
19. Ada empat kelompok orang yang pada pagi dan petang hari dimurkai Allah. Para sahabat lalu bertanya, “Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Beliau lalu menjawab, “Laki-laki yang menyerupai perempuan, perempuan yang menyerupai laki-laki, orang yang menyetubuhi hewan, dan orang-orang yang homoseks. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
20. Tiap minuman yang memabukkan adalah haram (baik sedikit maupun banyak). (HR. Ahmad)
21. Allah menyukai keringanan-keringanan perintahNya (rukhsah) dilaksanakan sebagaimana Dia membenci dilanggarnya laranganNya. (HR. Ahmad)
22. Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan orang yang merelakan kejahatan berlaku dalam keluarganya (artinya, merelakan isteri atau anak perempuannya berbuat serong atau zina). (HR. An-Nasaa’i dan Ahmad)

artikel asal : peribadiRasulullah



♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

Istidraj


Assalamualaikum wbt ..





ISTIDRAJ adalah pemberian nikmat Allah kepada manusia yang mana pemberian itu tidak diredhaiNya. Inilah yang dinamakan istidraj.
Rasullulah s. a. w. bersabda :”Apabila kamu melihat bahawa Allah Taala memberikan nikmat kepada hambanya yang selalu membuat maksiat(durhaka),ketahuilah bahawa orang itu telah diistidrajkan oleh Allah SWT.”(Diriwayatkan oleh At-Tabrani, Ahmad dan Al-Baihaqi)
Tetapi, manusia yang durhaka dan sering berbuat maksiat yang terkeliru dengan pemikirannya merasakan bahawa nikmat yang telah datang kepadanya adalah kerana Allah berserta dan kasih dengan perbuatan maksiat mereka. Masih ada juga orang ragu-ragu, kerana kalau kita hendak dapat kebahagian di dunia dan akhirat kita mesti ikut jejak langkah Rasullulah saw dan berpegang teguh pada agama Islam.
Tetapi bagaimana dengan ada orang yang sembahyang 5 waktu sehari semalam, bangun tengah malam bertahajjud, puasa bukan di bulan Ramadhan sahaja, bahkan Isnin, Khamis dan puasa sunat yang lain. Tapi, hidup mereka biasa sahaja. Ada yang susah juga. Kenapa? Dan bagaimana pula orang yang seumur hidup tak sembahyang, puasa pun tak pernah, rumahnya tersergam indah, kereta mewah menjalar, duit banyak, dia boleh hidup kaya dan mewah. Bila kita tanya, apa kamu tak takut mati? Katanya, alah, orang lain pun mati juga, kalau masuk neraka, ramai-ramai. Tak kisahlah! Sombongnya mereka, takburnya mereka.
Rasullulah s. a. w. naik ke langit bertemu Allah pun tak sombong, Nabi Sulaiman, sebesar-besar pangkatnya sehinggakan semua makhluk di muka bumi tunduk di bawah perintahnya pun tak sombong! Secantik-cantik Nabi Yusof dan semerdu suara Nabi Daud, mereka tak sombong. Bila sampai masa dan ketikanya, mereka tunduk dan sujud menyembah Allah.
Manusia istidraj – Manusia yang lupa daratan. Walaupun berbuat maksiat, dia merasa Allah menyayanginya. Mereka memandang hina kepada orang yang beramal. “Dia tu siang malam ke masjid, basikal pun tak mampu beli, sedangkan aku ke kelab malam pun dengan kereta mewah. Tak payah beribadat pun, rezeki datang mencurah-curah. Kalau dia tu sikit ibadat tentu boleh kaya macam aku, katanya sombong.” Sebenarnya, kadang-kadang Allah memberikan nikmat yang banyak dengan tujuan untuk menghancurkannya.
Rasullulah s. a. w bersabda: “Apabila Allah menghendaki untuk membinasakan semut, Allah terbangkan semua itu dengan dua sayapnya” (Kitab Nasaibul’Ibad)
Anai-anai, jika tidak bersayap, maka dia akan duduk diam di bawah batu atau merayap di celah-celah daun, tetapi jika Allah hendak membinasakannya, Allah berikan dia sayap. Lalu, bila sudah bersayap, anai-anai pun menjadi kelkatu. Kelkatu, bila mendapat nikmat(sayap), dia akan cuba melawan api. Begitu juga manusia, bila mendapat nikmat, cuba hendak melawan Allah swt.
Buktinya, Firaun. Nikmatnya tak terkira, tidak pernah sakit, bersin pun tidak pernah kerana Allah berikannya nikmat kesihatan. Orang lain selalu sakit, tapi Firaun tidak, orang lain mati, namun dia masih belum mati-mati juga, sampai rasa angkuh dan besar diri lantas mengaku dirinya tuhan. Tapi dengan nikmat itulah Allah binasakan dia.
Namrud, yang cuba membakar Nabi Ibrahim. Betapa besar pangkat Namrud? Dia begitu sombong dengan Allah, akhirnya menemui ajalnya hanya disebabkan seekor nyamuk masuk ke dalam lubang hidungnya.
Tidak ada manusia hari ini sekaya Qarun. Anak kunci gudang hartanya sahaja kena dibawa oleh 40 ekor unta. Akhirnya dia ditenggelamkan bersama-sama hartanya sekali akibat terlalu takbur. Jadi kalau kita kaya, jangan sangka Allah sayang, Qarun lagi kaya, akhirnya binasa juga.
Jadi, jika kita kaji dan fikir betul-betul, maka terjawablah segala keraguan yang mengganggu fikiran kita. Mengapa orang kafir kaya, dan orang yang berbuat maksiat hidup senang /mewah. Pemberian yang diberikan oleh Allah pada mereka bukanlah yang diredhaiNya. Rupa-rupanya ianya adalah bertujuan untuk menghancurkannya. Untuk apa hidup ini tanpa keredhaanNya?
Tetapi jangan pula ada orang kaya beribadat, masuk masjid dengan kereta mewah kita katakan itu istidraj. Orang naik pangkat, istidraj. Orang-orang besar, istidraj. Jangan! Orang yang mengunakan nikmatnya untuk kebajikan untuk mengabdi kepada Allah bukan istidraj. Dan jangan pula kita tidak mahu kekayaan. Kalau hendak selamat, hidup kita mesti ada pegangan. Bukan kaya yang kita cari, juga bukan miskin yang kita cari.
Tujuan hidup kita adalah mencari keredaan Allah. Bagaimana cara untuk menentukan nikmat yang diredhai Allah? Seseorang itu dapat menyedari hakikat yang sebenarnya tentang nikmat yang diterimanya itu ialah apabila dia bersyukur nikmatnya. Dia akan mengunakan pemberian ke jalan kebaikan dan sentiasa redha dan ikhlas mengabdikan diri kepada Allah. Maka segala limpah kurnia yang diperolehi itu adalah nikmat pemberian yang diredhai Allah. Bila tujuan hidup kita untuk mencari keredhaan Allah, nescaya selamatlah kita di dunia dan akhirat.

artikel dari : peribadiRasulullah






♥ .. Thank You, Syukran, Terima Kasih Sudi Lawat Sini .. ♥

copyright by Azwani | Mencari Cinta Teragung